Pembuatan Probiotik Untuk Peternakan dan Tumbuhan

Probiotik merupakan  substrat mikrooganisme yang sudah tidak asing lagi. Manfaat dan khasiatnya yang baik, termasuk bagi hewan ternak dan tumbuhan menjadikan probiotik menjadi salah satu alternatif pengganti antibiotik yang dapat dipilih peternak.Beberapa jenis Probiotik yang beredar di pasaran dapat menjadi pilihan bagi petrnak. Akan tetapi, Probiotik juga dapat dibuat dengan bahan alami melalui proses fermentasi. Pada tanggal 24 Juli 2017, kelompok 70 KKN Tematik 2017 Universitas Trunojoyo Madura telah melaksanakan kegiatan pembuatan probiotik. Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan alami yang mudah didapat seperti Air cucian beras, Gula pasir / gula merah,   Air nira / air kelapa, Cacing, Bekicot, Pisang, Nanas, Usus ikan, Tahu, Tempe, Laos, Kunyit, dan Yakult. Takaran setiap bahan bervariasi sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Proses pembuatan probiotik yaitu dengan cara menghaluskan semua bahan dengan diblender kemudian dicampurkan menjadi satu di dalam suatu wadah tertutup seperti drigen atau ember. Proses fermentasi membutuhkan waktu minimal 1 minggu. Selama proses fermentasi, wadah dibuka selama 5 menit setiap pagi dan sore. Dalam pembuatan probiotik, KKN kelompok 70 didampingi oleh Agung Ferrianto dengan arahan Bapak Sugeng Purwoko Dosen Teknik Industri yang telah berpengalaman dalam pembuatan probiotik.
Setelah fermentasi selama 1 minggu, proses selanjutnya yakni penyaringan probiotik. Penyaringan dilakukan untuk memisahkan cairan probiotik agar siap digunakan. Setelah proses penyaringan, tahap selanjutnya yakni pengemasan. Botol berukuran 350 ml dipilih sebagai wadah pengemasan untuk kemudian diberi label dan menjadi probiotik jadi.




Comments

Popular posts from this blog

Desa Karang Duwak Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan

Sejarah Desa Karang Duwak